Pendahuluan
Tongkang tambat berukuran kecil tapi kuat. Tongkang ini menjaga kapal tetap terikat dengan aman ke dermaga, bahkan selama cuaca buruk, ombak besar, atau angin kencang. Bagi siapa pun yang mendesain atau mengoperasikan pelabuhan, memahami mengapa tonggak ini sangat kuat membantu memastikan operasi yang aman dan efisien.

Fungsi Tongkang Tambat
Tongkang penahan mengamankan kapal ke dermaga. Ketika sebuah kapal berlabuh, kapal akan menarik tonggak dengan sangat kuat. Angin, ombak, dan perubahan pasang surut semuanya meningkatkan ketegangan pada tali tambat. Bollard yang dirancang dengan baik dapat menangani semua ini tanpa membengkokkan atau mematahkannya. Tongkang biasa menangani gaya dari beberapa ton hingga beberapa ratus ton, tergantung pada ukuran kapal.
Masalah Material
Kekuatan tonggak tambat dimulai dari materialnya. Insinyur biasanya membuat tonggak dari baja berkekuatan tinggi, baja tuang, atau baja paduan. Bahan-bahan ini tahan terhadap korosi dan dapat menangani beban yang sangat besar tanpa mengalami perubahan bentuk. Desainer memeriksa parameter seperti kekuatan luluh, kekuatan tarik, dan ketahanan korosi untuk memastikan pelabuhan dapat menggunakan tonggak selama beberapa dekade, bahkan di lingkungan laut yang keras.
Desain Membuat Perbedaan
Bentuk dan struktur tonggak juga mempengaruhi kekuatannya. Para insinyur sering menggunakan desain kepala-T, kepala-H, atau silinder. Bentuk-bentuk ini mendistribusikan beban secara merata dan mengurangi titik-titik stres. Tongkang yang tebal, alas yang besar, dan pengelasan yang kuat meningkatkan kemampuan tonggak untuk menahan kapal yang berat. Tonggak yang dirancang dengan baik menyebarkan gaya secara efisien ke dalam struktur dermaga, sehingga mencegah kerusakan.
Instalasi dan Fondasi
Bahkan baja terkuat dan desain terbaik pun akan gagal jika para insinyur tidak memasang tonggak dengan benar. Desainer menambatkan tonggak ke dalam beton bertulang atau menanamkannya jauh ke dalam struktur dermaga. Jenis tanah, desain dermaga, dan kondisi air mempengaruhi kinerja bollard. Fondasi yang kokoh memungkinkan tonggak menangani kekuatan ekstrem tanpa bergeser atau gagal.
Pemeliharaan dan Umur Panjang
Pelabuhan memelihara tonggak secara teratur untuk memastikan keamanan. Staf menerapkan lapisan pelindung, seperti cat atau galvanisasi, untuk mencegah karat. Beberapa pelabuhan menggunakan perlindungan katodik untuk mencegah korosi di bawah air. Memeriksa tonggak secara teratur untuk mengetahui adanya keretakan, keausan, atau kerusakan agar tetap aman untuk operasi sehari-hari. Mengabaikan perawatan dapat menyebabkan tonggak gagal, sehingga berisiko menimbulkan kecelakaan atau kerusakan pada kapal.
PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN
T1: Apa perbedaan antara tonggak tambat dan cleat?
Tonggak tambat lebih besar dan lebih kuat, dirancang untuk kapal-kapal besar, sedangkan cleat lebih kecil dan sering digunakan untuk kapal-kapal kecil.
T2: Seberapa sering tonggak tambat harus diperiksa?
Periksa tonggak setidaknya setahun sekali dan setelah kejadian cuaca ekstrem. Pelabuhan yang sibuk harus memeriksanya lebih sering.
T3: Dapatkah tonggak tambat yang lama diperkuat alih-alih diganti?
Ya, para insinyur terkadang memperkuat tonggak yang sudah tua, namun hal ini tergantung pada kondisi yang ada, persyaratan beban, dan standar keselamatan.


