1. Pendahuluan
Fender karet pneumatik, juga disebut fender Yokohama atau fender mengambangmembantu melindungi kapal dan dermaga selama berlabuh. Fender karet pneumatik ini mengapung di atas air dan menyerap energi dari gerakan kapal. Hasilnya, mereka mengurangi benturan dan mencegah kerusakan. Karena penyerapan energi yang sangat baik, gaya reaksi yang rendah, dan kemampuannya untuk mengapung dengan perubahan ketinggian air, banyak operator pelabuhan memilihnya untuk operasi kapal-ke-kapal (STS) dan kapal-ke-dermaga.

2. Faktor Kunci untuk Memilih Fender Pneumatik yang Tepat
1. Energi dan Gaya Reaksi
Ketika Anda memilih fender, Anda harus memeriksa apakah fender tersebut dapat menyerap energi sandar kapal. Pada saat yang sama, fender harus menjaga gaya reaksi tetap rendah untuk melindungi lambung kapal dan dermaga. Para insinyur biasanya menerapkan rumus standar bersama dengan faktor koreksi untuk kecepatan, suhu, sudut, dan toleransi manufaktur. Hal ini membantu memastikan fender bekerja dengan aman dan andal.
2. Panduan Ukuran Dasar
Untuk mempermudah pemilihan, berikut ini adalah tabel referensi singkat:
| Jenis Kapal | Perpindahan (ton) | Kecepatan (m/s) | Energi (ton-m) | Ukuran yang Disarankan (D × L) | Kuantitas |
|---|---|---|---|---|---|
| Kapal Tanker Minyak | 30,000 | 0.25 | 40 | 3.3 × 6.5 m | ≥4 |
| Kapal LPG | 20,000 | 0.25 | 61 | 3.3 × 6.5 m | ≥3 |
Selalu periksa data terbaru dari pemasok Anda, karena ukuran dapat bervariasi tergantung pada jenis kapal dan kecepatan berlabuh.
3. Jenis dan Bahan Fender
Menurut ISO 17357fender pneumatik terbagi menjadi empat jenis:
- Tipe I: Rantai & Jaring Ban
- Tipe II: Jenis Selempang
- Tipe III: Jenis tulang rusuk
- Tipe IV: Tali Jaring
Setiap tipe sesuai dengan kebutuhan yang berbeda. Sebagai contoh, Tipe I memberikan perlindungan eksternal yang kuat dengan jaring bannya, sedangkan Tipe II lebih ringan dan lebih mudah ditangani. Spatbor karet pneumatik ini biasanya terdiri dari beberapa lapisan: cangkang karet luar, lapisan dalam yang kuat, tali penguat yang kuat, dan flensa bawaan dengan katup pengaman.
Oleh karena itu, selalu pilih bahan berkualitas tinggi. Hindari alternatif murah yang terbuat dari karet daur ulang atau kain berkualitas rendah, karena dapat lebih cepat aus dan menimbulkan risiko.
4. Sesuaikan Fender dengan Kapal dan Kondisi
Selain itu, pertimbangkan jenis, ukuran, dan lokasi berlabuh kapal. Kedalaman air, perubahan pasang surut, aksi gelombang, dan sudut pendekatan semuanya memengaruhi kinerja fender. Di pelabuhan dengan perubahan pasang surut yang besar, spatbor apung seperti ini merupakan pilihan yang lebih baik karena bergerak bersama air dan tetap berada di posisi yang tepat.
3. Cara Mengatur dan Memasang Spatbor Karet Pneumatik
1. Jarak Fender
Untuk mendapatkan perlindungan terbaik, Anda harus mengatur jarak spatbor karet pneumatik dengan benar:
- Untuk kapal di bawah 20.000 ton, spatbor pneumatik ruang sekitar 5-10% dari panjang kapal.
- Untuk kapal yang lebih besar, beri jarak 25-50% dari panjang kapal.
Tata letak ini memastikan lambung kapal tetap terlindungi di seluruh area kontak. Selain itu, jarak yang tepat mencegah celah dan mengurangi tekanan yang tidak merata.
2. Tips Instalasi
Sebelum memasang, bersihkan permukaan dermaga dan siapkan titik jangkar. Kemudian, pasang spatbor karet pneumatik menggunakan rantai, sling, atau braket, tergantung desainnya.
Untuk spatbor yang besar, gunakan pengukur tekanan dan katup pengaman untuk mengontrol inflasi. Selain itu, pastikan spatbor berada pada ketinggian dan posisi yang benar, dengan mengikuti ISO 17357 pedoman. Hasilnya, sistem Anda akan bekerja lebih baik dan bertahan lebih lama.
3. Tips Penempatan Fender
Fender karet pneumatik harus ditempatkan di tempat yang paling memungkinkan untuk bersentuhan dengan kapal. Untuk keamanan yang lebih baik, Anda dapat memasang "spatbor sekunder" tambahan pada titik-titik kritis, terutama ketika tingkat pasang surut atau draft kapal berubah selama berlabuh. Pengaturan ini membantu mengurangi stres dan meningkatkan perlindungan.
4. Kiat Perawatan dan Keselamatan
Perawatan yang baik membuat spatbor bekerja dengan baik selama bertahun-tahun. Inilah yang harus Anda lakukan:
- Periksa tekanan udara secara teratur dan tambah tekanan udara jika diperlukan.
- Carilah bagian yang retak, aus, atau rusak, terutama pada jaring ban dan rantai.
- Segera ganti komponen yang sudah usang.
- Selama penyimpanan, jaga agar spatbor sedikit mengembang dan jauhkan dari sinar matahari langsung atau panas.
Dengan melakukan tugas-tugas sederhana ini, Anda mencegah kerusakan dan menghindari kegagalan yang merugikan.
5. Kesimpulan
Singkatnya, memilih dan memasang spatbor pneumatik yang tepat membutuhkan perencanaan. Anda harus mempertimbangkan ukuran kapal, energi sandar, kondisi air, dan bagaimana fender akan digunakan. Setelah Anda membuat pilihan yang tepat, pastikan untuk memasangnya dengan benar dan memeliharanya secara teratur.
Sistem fender yang baik akan melindungi kapal dan dermaga Anda selama bertahun-tahun. Jadi, luangkan waktu untuk memahami kebutuhan Anda dan bicarakan dengan pemasok yang berpengalaman. Jika Anda memerlukan bantuan dengan gambar, spesifikasi teknis, atau opsi produk, jangan ragu untuk bertanya - kami siap membantu Anda.


